
Welcome to Sekar's Zone.jpg)


1.
Kategori Hati
Mengapa kita terjebak rayuan musuh Islam sehingga menjerumus ke lembah hina? Karena ada sesuatu dalam hati kita. Agar tidak terjebak lagi, perbaiki hati kita.
Islam membagi hati menjadi 3 bagian yaitu : Pertama, hati bersih adalah hati yang senantiasa mengingat Allah. Ketika mendengar ayat-ayat Allah bergetar dan semakin bertambah keimanannya. Hati yang bersih menempatkan cintanya hanya kepada Allah swt. Hati yang bersih akan kikir terhadap waktu, ia akan merasa bersalah dan bersedih jika suatu waktu dirinya lupa atau lalai tidak memanfaatkan waktu semaksimal mungkin.
Kedua, hati yang mati. Yaitu hati yang keras laksana batu granit, jauh dari hidayah dan sulit menerima kebenaran. Ia egois, tidak mau menerima kritikan dari orang lain. Emosional, jika pendapatnya ada yang membantah. Picik, merasa diri paling benar. Allah swt menggambarkan dalam Al-Qur’an (Surat AL-Baqarah : 18) : ”Mereka tuli, bisu, buta, maka tidaklah mereka kembali ke jalan benar”
Ketiga, hati yang sakit. Ialah hati yang sennatiasa gundah gulana, ragu dan tidak pernah merasakan nikmatnya iman Islam. Orang yang hatinya sakit, memandang dosa besar seperti debu yang berterbangan, kecil dan tanpa beban. Orang yang sakit hatinya jika mendapatkan suatu permasalahan akan mencari pemecahan selain kitab Allah swt. Ia memutuskan sesuai keinginan pemimpinnya yang dzolim. Mereka yang termasuk kelompok kaum muslim yang di tengah era globalisasi. Kehidupan yang telah daracuni sekularisme, hedoisme, palagisme, yahudiisme bahkan komunisme.

2. Sumber Penyakit Hati
Berdasarkan keterangan baik dari Al-Qur’an dan As-Sunah, sumber penyakit hati adalah : Pertama, lemahnya akhlak. Ia sering meremehkan dosa kecil sehingga lambat laun tidak menyesal lagi melakukan dosa tersebut. Dalam perkembangan berikutnya tidak merasa dosa lagi ketika melakukan dosa besar.
Kedua, tidak adanya kehati-hatian (ihtiyat). Maksudnya selalu memandang remeh barang subhat. Padahal barang subhat lebih dekat ke haram (HR Bukhori). Ketiga, terlena dengan kehidupan dunia. Dunia fana namun begitu banyak orang yang merasa akan hidup selamanya. Sehingga apa yang ia perhitungkan dari untung dan rugi berdasarkan ukuran keduniaan, bukan keuntungan atau kerugian untuk akhirat kelak.
Keempat, takut sengsara. Ketakutan pada satu ini sangat dominan dan Islamp pun memahaminya. Namun ketakutan yang berlebihan bisa menjerumuskan orang pada kehidupan yang menghalalkan segala cara. Kelima, kepekaan yang berlebihan (perasa). Seseorang yang terlalu perasa akan mudah tersinggung dan marah serta akan mudah berburuk sangka.
3. Keenam, menyia-nyiakan waktu. Seseorang yang menyia-nyiakan waktu berarti telah mengorbankan berbagai kepentingan untuk bekal di akhirat nanti. Ibnu Umar meriwayatkan dalam riwayat Bukhari ”Jika engkau berada di waktu sore (untuk berbuat kebaikan), maka jangan menunggu pagi. Begitu juga jika engkau berada di waktu pagi (untuk melakukan kebaikan) maka jangan menunggu waktu sore (ker jakan saat itu juga).
Mengobati Sakit Hati kembali lagi ke dunia, begitu pula hati yang telah mati akan mustahil dihidupkan kecuali dengan seizin Allah swt. Adapun hati yang sakit akan mudah disembuhkan jika ia berusaha mencari obatnya. Adapun cara mengobati hati yang sakit adalah :
Qiyamul lail (shalat malam), adalah di antara amalan sunat yang tidak pernah ditinggalkan oelh Rasulullah. Qiyamul lail, merupakan bukti penghambaan murni seorang makhluk kepada khaliknya. Saat malam sepi, hanya dia dan kehadiran Allah swt. Allah swt pun menjanjikan jalan keluar yang mudah dalam segala urusan jika rajin mendirikan Qiyamul lail.
Membaca AL-Qur’an, seseorang yang rajin membaca AL-Qur’an akan mendapatkan banyak hikmah, diantaranya ketentraman jiwa disamping pahala yang besar. AL-Qur’an juga merupakan syaifun atau obat bagi segala penyakit hati.
Dzikrullah atau selalu ingat Allah swt, dan dikatakan dalam sebuah hadist seseorang tidak akan mencuri saat ingat Allah. AL-Qur’an sendiri juga menjelaskan bahwa syeitan tidak akan menggoda pada hamba yang mukhlis (bersih, damai). Dzikir bisa dilakukan dengan lisan yaitu senantiasa melafalakan kalimah toyibah atau kata-kata yang baik. Sedangkan dzikir dengan perbuatan misalnya selalu terdorong untuk menolong orang lain.
Memperbanyak amalan sunah, semakin banyak amalan sunah yang dilakukan berarti memberikan nilai tambah. Pahala amalan sunah, juga dapat menimbangi dosa-dosa kita.
Sabar, bukanlah bertopang dagu dengan menyerahkan segalanya pada nasib. Sabar adalah berjuang, bekerja keras tanpa henti dan tanpa putus asa sambil tetap bertawakal kepada Allah swt.
”Sesungguhnya bahagia orang yang selalu mensucikan jiwanya dan celakalah orang yang selalu mengotori jiwanya”.
Bercermin dari peristiwa diatas dapatlah kita petik sebuah pelajaran bagi kita bahwa jika anak didik kita benar-benar kompeten dalam memikirkan sekolahnya mereka mengalami tekanan yang begitu hebat. Tekanan yang harus dia jalankan karena tugasnya sebagai murid. Belum lagi tekanan yang harus dia terima karena beban materi yang harus dia jalani selama dia sekolah. SMU kita mempunyai beban kurikulum yang sangat padat. Belum lagi kalau sekolah yang harus menjalankan kurikulum tersebut adalah sekolah swasta keagamaan yang secara otomatis akan menambah beberapa butin materi pelajaran kedalam kurikulum yang dijalankan.
Jumlah mata pelajaran di SMU lebih kurang sebanyak 15 mata pelajaran belum termasuk pelajaran yang dipunyai oleh sekolah keagamaan, sedang sistem pelaksanaan pendidikan memakai sistem Cawu atau caturwulan. Dapat kita bayangkan betapa beratnya beban yang harus mereka jalani.
Menurut pengalaman saya (kebetulan sampai saat ini saya bekerja di salah satu SMU Islam di Surabaya) para siswa banyak mengalami keteteran dalam mengejar ketertinggalan mereka yang dimana akhirnya mereka menambalnya dengan mengikuti bimbingan belajar. Beban 15 lebih mata pelajaran harus terselesaikan dalam masing-masing cawu. Setiap cawu guru juga dibebani untuk mengadakan ulangan harian, pemberian tugas, dan Ulangan Umum. Beban ini juga mengurangi ketersampaian materi yang dibebankan dalam satu cawu. Artinya batas cawu telah habis materi/pokok bahasan belum semua tersampaikan. Murid juga akan semakin tertekan karena keterbatasan waktu dan jumlah materi yang mereka terima, jalan satu-satunya mereka mengikuti les tambahan belajar dan ini secara otomatis akan menambah beban biaya pendidikan mereka.
Disamping itu penjurusan yang diberikan di sekolah mengnengah umum sangat membebani siswa. Penjurusan baru dilakukan ketika siswa kelas tiga dengan tiga option pilihan jurusan IPA, IPS, Bahasa. Penjurusan yang baru dilakukan pada kelas tiga ini membuat siswa semakin terbebani belum lagi model penjurusannya dimana IPA harus mempelajari bebang materi yang super berat bagi pandangan siswa yaitu Matematika, Kimia, Biologi dan Fisika. Saya masih ingat ketika saya masih di SMU dulu penjurusan terbagi dalam A1, A2, A3, A4. Dimana A1 itu terfokus kepada Matematika dan Fisika, A2 pada Kimia dan Biologi, A3 pada ekonomi dan Akuntansi sedang A4 terfokus pada Bahasa dan Sastra. Menurut saya penjurusan pada zaman saya tersebut tampaknya lebih bagus apalagi jika penjurusan dilakukan pada kelas-kelas awal. Mungkin saja di lakukan penjurusan pada saat kelas satu Caturwulan ke 3. Hal kemungkinan besar dapat dilakukan apabila sekolah tersebut mau sedikit bersusah payah membangun sistem penjaringan siswa yang mengarah kesana.
Beban kurikulum juga seharusnya dikurangi. Kurikulum seharusnya diarahkan kepada kemampuan dasar siswa sejak dini sehingga sekolah-sekolah menengah tidak mubazir menelurkan generasi-generasi selanjutnya. Kemampuan dasar yang harus mulai dilihat dan dikembangkan sebelum mereka memasuki sekolah lanjutan dan sekolah menengah. Harapan ini tidaklah berlebihan sebab negara kita jarang bahkan belum banyak mencetak ilmuan-ilmuan baru. Negera kita masih mencetak generasi-generasi pekerja yang hanya siap bekerja ikut orang lain bukan siap bekerja untuk masyarakat.
Tips Untuk Kecantikan Rambut
Rambut merupakan mahkota setiap kaum perempuan. Sehingga banyak cara yang dilakukan oleh kaum perempuan untuk mendapatkan rambut indah dan sehat. Tapi jika anda salah dalam melakukan perawatan rambut ,maka hasilnya tidak akan terlihat. Jadi tidak ada salahnya anda simak beberapa langkah yang bisa anda lakukan agar perawatan tersebut tepat.
Bila anda ingin mendapatkan rambut yang mengkilap, maka bilaslah rambut yang baru dicuci dengan campuran 2 sendok makan apple cider vinegar dengan 3 cup air agar tidak berbau. Hal ini dilakukan untuk melarutkan residu shampo dan mengkilapkan rambut kusam.
Bagi anda yang senang mewarnai rambut dan ingin melindungi warna rambut anda memang butuh perawatan yang khusus. Karena saat berada di luar ruangan dan terekspos sinar matahari maka anda harus mengoleskan conditioner tanpa dibilas atau leave in conditioner untuk melindungi warna rambut.
Ingin rambut terlihat halus dan lebih lurus sehari sesudah di-shampo maka anda bisa dapatkan dengan mengoleskan pomade sebelum rambut anda blow dry. Pomade meniru minyak alamiah rambut sehingga mampu menghaluskan rambut.
Jika anda ingin menciptakan ombak pada rambut lurus dengan cara mudah, maka bagilah rambut anda dalam keadaan basah menjadi 6 bagian. Setelah itu gulunglah dan biarkan masing-masing kering dengan sendirinya. Lalu lepaskan dan semprotkan spray yang mengandung garam.
Sedangkan untuk menstimulir pertumbuhan rambut dan meredakan sakit kepala maka anda bisa lakukan pemijatan dengan ujung jari. Lakukan gerakan memutar kecil di sepanjang garis rambut selama paling sedikit 30 detik. Ambil segenggam besar rambut dan tarik pelan ke atas. Kepalkan tangan dan pukul-pukul ringan kulit kepala sekitar 20 kali. Selamat mencoba.